Slow Life Chapter 66

Chapter 66 Keadaan Langsung Memutuskan ; Keadaan Bimbang Pelabuhan merupakan tempat langganan badai. Banjir akibat luapan air sungai sudah jadi acara tahunan dan tidak jarang banyak bangunan rusak. Para penduduk hanya bisa pasrah, akhirnya mereka memutuskan untuk membangun bangunan yang mudah dibangun dan tidak tahan lama, karena nantinya juga hancur. Di sisi lain distrik pelabuhan … Continue reading Slow Life Chapter 66

Advertisements

Almadionus Eiyuuden ch 15

Chapter 15 Faktanya pria bernama Rosberg ini adalah prajurit terkuat kerajaan. ”Ayahku adalah seorang tentara bayaran …… Sementara ibu mengajariku sihir, ayah mengajariku ilmu pedang. Terlepas dari penampilanku , aku masih cukup percaya diri dengan keterampilan berpedangku. Jadi, jika kau tidak keberatan, Pak Rosberg, aku ingin menawarkan salamku melalui pedang. " Dikatakan bahwa hanya sesama … Continue reading Almadionus Eiyuuden ch 15

Almadionus Eiyuuden ch 14

chapter 14 "Ada sistem selain sistem sihir Arturius-sama di dunia ini ?!" Meskipun Mordred telah diam setelah ditegur oleh perdana menteri, kata-kata Kurats membuatnya berteriak di tempat. Dahulu sihir tidak ada bedanya dengan trik dari peramal jalanan, bahkan tidak bisa disebut seni, dan Magus Arturius adalah si jenius yang berhasil mensistematisasikan-nya dan mengubah menjadikannya sebagai … Continue reading Almadionus Eiyuuden ch 14

Slow Life Side Chapter 01

 Side Chapter 01 Ketentraman di Hari Hujan Kembali sesaat sebelum kedatangan Ruti di Zoltan. Aku sedang menjaga toko. Di luar sedang hujan. Aku menyadarkan kepala di tangan yang mana kuletakkan di meja sambil mendengarkan derasnya hujan. Sore hari yang tentram. Hawanya cukup dingin. “Red. ” Sebuah suara yang sangat kukenal memanggil namaku dari arah belakang. … Continue reading Slow Life Side Chapter 01

Slow Life Chapter 65

 Chapter 65 Reuni yang Mengejutkan “Kalian berdua terlambat dua hari tapi aku tidak akan mempersoalkannya. ” “He-eh, maafkan aku. ” Charter Mail, pelayanan pengiriman kilat. Kapten Blake, kapten dari Golden Road, sebuah kapal kelas bawah, menundukkan kepala. Meski begitu, di dalam hatinya, Ia merasa ingin mencemooh. Di musim dingin laut di sana tidak mengalami badai … Continue reading Slow Life Chapter 65

Almadionus Eiyuuden ch 13

Chapter 13 Keesokan harinya Kurats kembali mengunjungi istana kerajaan. Meskipun dia bermaksud datang lebih awal, tetapi tertunda karena dia harus menerima ceramah dari Cornelia terlebih dahulu.. "Menyelamatkanku sudah lebih dari cukup. Semua kisah tentang kamu yang menjadi seorang bangsawan dan lainnya itu bukan seperti dirimu " Cornelia selama ini terus bersama Kurats, dia takut Kurat … Continue reading Almadionus Eiyuuden ch 13

[Baca Novel] Seirei Genshouki v2 – Bab 1

Bab 1: Perjalanan ke Negara Tetangga Pagi setelah perpisahannya dengan Celia di Royal Academy, Rio menuju ke pasar di luar tembok kota untuk mengumpulkan peralatan mengembara. Dia membutuhkan makanan, air, peralatan memasak, pakaian, tempat tidur, obat-obatan, senjata ... manusia jelas membutuhkan banyak sumber daya untuk hidup. Tetapi karena ada batasan berapa banyak yang bisa ia … Continue reading [Baca Novel] Seirei Genshouki v2 – Bab 1

Slow Life Chapter 64

Chapter 64 Ke Pelabuhan Zoltan “Untuk mengetahui detailnya, aku kira satu-satunya pilihan kita adalah bertanya ke Godwin. ” Pada akhirnya, setelah berdiskusi panjang lebar, kami sadar kalau masih minim informasi tentang 『 Perlindungan Ilahi Setan 』. “Tapi kita juga tak tahu apakah Godwin tahu banyak soal 『 Perlindungan Ilahi Setan 』. ” Meskipun begitu, Ia … Continue reading Slow Life Chapter 64

Slow Life Chapter 63

Chapter 63 Diskusi Antara Tiga Orang dan Seekor Laba-laba Hari berikutnya. Tise dan Ugeuge-san datang ke toko. Aku telah mendengar apa yang mereka bicarakan kemarin dari Lit. “Terima kasih. ” Aku menundukkan kepala ke Tise dan Ugeuge-san yang bersebelahan denganku. “Tidak perlu berterima kasih. Ruti-sama juga temanku. ” “Aku berterima kasih untuk itu. Terima kasih … Continue reading Slow Life Chapter 63

Slow Life Chapter 62

Chapter 62 Ini Adalah Kisah Tentang Penyelamatan Pahlawan Ruti-sama melihat ke atas seusai bercerita. Pipi merahnya mungkin bukan dari lamanya berendam di air panas. “Jadi Ruti seperti itu. ” Lit-san juga melihat ke atas. Dia terlihat mengingat sesuatu. “Aku jatuh ke dalam keputusasaan setelah Shisandan membunuh guruku serta Pengawal Kerajaan dan Petualang yang aku percayai … Continue reading Slow Life Chapter 62

Slow Life Chapter 61

Chapter 61 Kenangan Pahlawan *Drip* Setetes air jatuh dari langit-langit. Waktu aku melihat riak itu menyebar terus-menerus, aku entah mengapa merasa kedinginan padahal saat ini sedang berendam di air panas. Aku Tise. Pemegang 『 Perlindungan Ilahi Pembunuh 』 dan teman Pahlawan Ruti-sama. Aku sekarang sedang berendam di bak mandi. Menurut teman-teman 『 Pembunuh 』 ‘ku, … Continue reading Slow Life Chapter 61